Thursday, June 7, 2012

Ready to order : Romansa Telaga Senja


TELAH TERBIT di AG PUBLISHING!

Judul : ROMANSA  TELAGA SENJA
ISBN : 978-602-7692-07-7
Tebal : 194 Halaman
Harga : Rp. 43.650,-




Penulis:
|Arista Devi | Tri Lego Indah F N |Bayu Rhamadani W| Eko Hartono| El Eyra| El Mukarrima| Endang Ssn| Fransiska S. Manginsela| Ghiyats Ramadhan| Sandza| Niken Larasati| Iruka Danishwara Widodo| Ghina Shafirah Elbankulani| Niken Suyanti| Nurjannah Jaimbum| Seruni Nurul Qalbi| Yati Rachmat| Miftahuljannah Monoarfa| Asni Ahmad Sueb| Wirasatriaji| Ayuni Adesty| Bintang Kirana|Elis Widyo Palupi| Gusti Ronia| Kurnia Hidayati| Manusia Perahu| Muhammad Asqalani| El Fasya|Muhammad El-Rijal| Niken Larasati| Nyi Penengah Dewanti| Oksa Puko Yuza| |Rurin Kurniati| Shinja Tsaqib| Zuifa Sanashalaufa|

Potongan Cerita:
Duhai lelakiku, jika cemburu adalah pertanda cinta, mengapa mesti ada jeda di antara kita yang bersebab cemburu?Aku percaya pada besarnya cintamu padaku, tetapi ketika besar cintamu tak cukup kuat untuk melewati segala ujian kesetiaan, mengapa aku mesti bertahan?
(Diary Setia-Arista Devi)

"Kembalikan anakku!" Kamu meronta, meraung menyenandungkan bait pilu. Sedangkan aku sebagai seorang lelaki harus tegar menguatkanmu, walau pilu yang tertanam di hatiku tidak jauh beda dengan pilumu. (Dekade Penantian-Sandza)

Menunggu, menyisir jejak-jejak orang itu. Orang yang jua mengisi harimu pada pagi buta, setelah subuh kukut dalam renggut bayang. Ah, kamu begitu naif! Untuk apakah kamu melakukan semua ini? (Dara-El Eyra)

Romansa Telaga Senja, kumpulan Cerpen dan Puisi pemenang project milad pernikahan. Rangkaian rasa tercover dalam buku ini.
Selamat menikmati Romansa penuh Cinta di Telaga Senja ...


Untuk Pemesanan, silakan ketik:
RTS#Nama Lengkap#Alamat Lengkap#Jumlah#Nomor HP Kirim ke 0878 260000 53
atau Silakan Inbox
Penerbit Alif Gemilang Presindo atau bisa juga melalui Asni Ahmad Sueb

Akhirnya ...

Alhamdulillah ...
Akhirnya, perjuangan telah dimulai. Acc juga untuk seminar proposal. Lancarkan seminar usulku ya Robb :)
Thanks suntikan semangat dari semuanya ^_^
@hijaunet, 07062012 15:21

Tuesday, June 5, 2012

Semoga hanya fiksi

Ini semua hanya fiksi ...! pekikku ketika aku mendapati selembar surat yang kini berada dalam genggamanku. Pertahananku luruh. Sendi-sendiku terasa lemas. Tulang-tulangku seperti terlolosi satu persatu. Aku menepuk-nepuk pipiku, meyakinkan diriku bahwa apa yang aku baca dan temukan itu tidaklah nyata. Tapi ... mengapa pipiku benar-benar sakit? Nyatakah ini Tuhan? Aku ... benar-benar tak siap, menerima surprise yang tak pernah aku bayangkan untuk kuterima. Aku masih berharap, ini semua hanyalah fiksi.

                Namun nyatanya, ini adalah realita yang mau tidak mau harus aku terima. Serapi apapun ia menyimpannya, jika Tuhan berkenan, maka tabirnyapun bisa segera tersingkap. Mungkinkah karena Tuhan merasa sudah waktunya aku untuk mengetahui ini semua? Jikapun boleh waktu aku putar kembali, ingin rasanya aku tak membuka almari tua itu, barang mencari catatan kuliah yang tak jua ketemu. Mungkin saja, selembar kertas itu masih bersemayam manis di bawah tumpukan buku-buku bekas itu. Jika saja mataku tak penasaran ketika selembar surat itu terjatuh di lantai saat buku-buku bekas itu aku keluarkan dari almari. Jika saja .... ah ... aku tak boleh banyak berandai lagi. Karena sekarang, kertas itu masih berada dalam genggaman tanganku. Kertas tua nan lusuh yang dipenuhi dengan tulisan tangan bertinta biru, tertanggal Agustus tahun duaribu. Kertas yang kini terasa basah karena tertetesi hujan air mata yang tak kuasa aku bendung saat membaca rangkaian kalimat yang ditulis di selembar kertas itu. Oh Tuhan ... aku sangat tidak siap, menerima ini semua.

                ***
                Hari ini, aku tak berselera melakukan apapun. Aku mengunci diri di kamar. Tak ada yang memedulikanku karena aku memang sudah terbiasa untuk selalu berdiam diri di kamar. Kertas itu masih kusimpan. Berulangkali aku cermati tulisan tangan itu. Masih berharap kalimat yang tertulis di situ hanyalah fiksi. Aku masih berbaik sangka karena ia pernah menjadi guru bahasa indonesia. Mungkin saja, ia sedang membuat contoh menulis surat kepada anak didiknya. Setidaknya, prasangkaku ini, sedikit menentramkan hatiku sore ini.

                ***
                Pikiranku nyalang. Tiba-tiba aku teringat masa-masa aku masih sekolah dasar. Satu persatu kalimat yang pernah aku dengar samar-samar dari penanam benih itu dan juga lahan ia menanam benih kedua saudaraku lainnya, kini seolah terdengar sangat jelas. Selisih yang katanya bumbu manis dalam sebuah bingkai kehidupan, kini menjadi godam yang meluluhlantakkan segala macam kebanggaan memilikinya. 

                Bulshit ...! 

                Aku yang seringkali menjadi tempat berbagi kesah rekan maupun saudaraku, menasehati mereka dan mensyukuri segala keadaanku, kini pun merasakan kegamangan yang pernah mereka rasakan. Hhhh ...! aku sangat malu. Malu sekali! Ingin rasanya aku pergi meninggalkan bumi dan berpindah ke bulan ataupun planet lain. 

                *** 

                Malam-malamku semenjak hari itu terasa suram, aku merasa duniaku telah runtuh. Tiada lagi yang bisa kubanggakan. Kesetiaan yang kuelu-elukan, hanyalah kebanggaan semu yang berwujud maya. Dua belas tahun, ia berhasil memainkan sandiwara itu sekaligus merangkap sebaga penulis skenario ceritanya. Dua belas tahun, entah berapa ribu episode yang telah rampung ia tulis dan perankan sendiri sebagai tokoh utamanya. Entahlah ... ia telah sangat berhasil, mecabik-cabik hatiku dan juga hati kami semua.

***

                Malam ini, aku mencoba merenung. Mengembalikan fikiran jernihku. Membaca pesan Tuhan yang disiratkan dari apa yang telah aku terima beberapa hari terakhir. Aku tercenung. Aku berusaha untuk bisa kembali menerimanya, meski sisi melankolisku tentu saja sangat kecewa. Namun ... alangkah kejinya aku, jika aku tak memberinya ruang untuk bisa berubah. Cukuplah Tuhan telah memberikan hukuman kepadanya selama 12 tahun ini. Bukankah lahan untuk dia menanam benih kedua saudaraku, telah begitu legowo menerima ini semua. Bahkan begitu rapi pula memendam rasanya, demi melihat kami merasa bangga memiliki mereka. Betapa hebatnya ia. Masih mampu bertahan dalam kondisi hati hancur berkeping-keping. Hanya demi kami. Buah cinta yang ditanam si penanam benih dalam rahimnya. Ia masih begitu rasional untuk berfikir. Padahal aku sudah sangat kalap. 

                 Malam ini pula aku mendo’a kepada Tuhan. Agar Engkau bisa sadar. Agar Engkau bisa bertobat. Agar hukuman yang Engkau terima dari Tuhan selama 12 tahun ini, menjadi penggugur dosa-dosamu di masa lalu. 

Bandarlampung, 05062012-22:22

Wednesday, May 30, 2012

Ceria ... will come back couse you!

Bersyukurnya aku bisa mengenalnya, dan menjadikannya memiliki ruang di hatiku. Entahlah ... mungkin jika aku tak memilikinya, sampai detik ini aku masih sangat gamang. 

Sisi melankolisku yang terlalu mendramatisir peristiwa-peristiwa yang aku alami beberapa minggu lalu hingga seulas senyumpun begitu pelit aku bagi untuk sesiapapun. Namun ... ketika kemarin kuberanikan diri untuk menumpahkan segala kegamanganku, ia menjadi problem solving yang akhirnya mengembalikan lagi senyum dan ceriaku. Ah ... betapa beruntungnya aku. Aku catat dan akan terus aku ingat segala wejangannya sesore tadi. Terima kasih, Peri Unguku .... <3

Ruang Hati, Albarokah, 06062012-21:30

31 May 2012, Special Moment of Hirawling Kingdom :)


31 May 2012, Special Moment of Hirawling Kingdom :)
Hirawling Kingdom adalah satu dari sekian banyak group di Facebook yang ikut saya huni. Dan saya pun sebenarnya bukan anggota group yang ikut bergabung di awal terbentuknya group ini. Saya mengetahui group ini, ketika founder groupnya yaitu Haris Firmansyah Hirawling  ikut tergabung di antologi Inspirasi Menulis yang saya adakan. Di sanalah Haris banyak berkisah mengenai asal muasal penambahan nick Hirawling di belakang nama aslinya, plus di group tertutup kontributor Inspirasi Menulis, Haris juga menceritakan bahwa ia mempunyai group kerajaan khayali bernama Hirawling Kingdom. Karena penasaran, saya kemudian ingin bergabung di sana.

Dan di sinilah saya sekarang. Sudah sekitar 8 bulan, saya berada di sini. Ada rasa nyaman ketika saya berada di group ini. Group Hirawling Kingdom yang hampir didominasi oleh para unyu, membuat saya sangat betah dan save berada di HK (Hirawling Kingdom, red). Kepolosan para unyu ketika posting maupun berkomentar di dinding kerajaan inilah yang sering membuat saya terkekeh, tersenyum, bahkan geregetan sendiri.  Ah ... ingin rasanya saya mencubit satu persatu unyu HK yang chuby-chuby dan membuat saya gemas. Hihihi ...

Ingin rasanya, saya mengucapkan terima kasih kepada Haris Firmansyah-Pangeran kerajaan Hirawling yang tatampan dan gaganteng, yang sudah mengenalkan saya kepada segenap penghuni kerajaan. Bibi Peri yang tak lain mamak saya sendiri-Arista Devi, yang rutin memberikan Nasmat (Nasehat hari Jum’at), Putee Putri Eka Pertiwi yang selalu keren dan penuh semangat, mbum Nurjanah Jaimbum unyu yang selalu narsis poto #eh :D, Lailatul Mufidah-si Labil, pers HK yang mengelola  Weekly HK yang keren banget, moga nggak molor lagi edisi selanjutnya. Deneth, yang ramah menyambut tamu kerajaan yang sedang berkunjung, Pipit yang menggagas adanya jadwal english day di HK, Syifa kembar yang cepat beradaptasi dengan penghuni Hirawland, Elly, Mila, Vania, Yogi, Nurul, Shinta, Sulis, Nyi, Ila, Doni, Ardan, Kiki, Tiwi, dan seluruh penghuni kerajaan yang inget banget hari lahir saya, 30 April lalu #eh :D, intinya adalah ... saya sangat bahagia dan senang bisa menjadi bagian dari keluarga penghuni Hirawling Kingdom. Kepolosan kalian, kejujuran kalian, membuat saya sangat nyaman berada di group ini. Karena kehadiran kalian di HK tanpa paksaan dan tanpa tedeng aling-aling. Aih ... saya salut dengan Haris, yang sedemikian keren, membuat banyak unyu bisa bergabung di group ini.


Dan 31 Mei 2012 ini, adalah satu tahun, kerajaan khayali ini didirikan. Dua kitab milik pangeran (Date Note & Cacatan Harisan) telah terbit dan kitab bersama para penghuni kerajaan (Antogila Hari(s) Tercacat), juga sudah terbit. 
3 Kitab Kerajaan Hirawling :D
Dan kini ... satu kitab ekslusif yang ditulis oleh 21 Laskar Unyu Hirawling Kingdom, sedang menunggu masanya untuk dilahirkan. Dan kelahiran karya-karya ini, semoga saja, membuat Hirawling Kingdom tak hanya dikenal sebagai kerajaan bulyable yang kurang kerjaan, tapi menjadi kerajaan bulyable yang juga bisa menghasilkan karya yang tak hanya menghibur, namun juga membangun karakter sahabat unyu yang membaca karya para penghuni HK. (Tunggu kelahiran Kitab Eksklusif yang ditulis 21 Laskar Unyu HK yaah ..., #sekalian ngiklan :P).

Hirawling Kingdom

Overall, happy bornday HK, Semangat Menulis, Menghayal dan Melucu.



Salam Cool dan tetap Unyuuu .... ^0^
Bandar Lampung, 30/05/2012

 Tri Lego Indah Hirawling

Asisten Pribadi Penasehat Kerajaan HK

Saturday, May 26, 2012

Happy Bornday, My lovely sista! ♥ you


Dia itu ... tak banyak bicara
Dia itu ... sederhana
Dia itu ... bersahaja
Dia itu  ... punya kharisma
Dia itu ... sangat produktif dalam berkarya
Dia itu ... 27 Mei ini berusia kepala tiga
Dia itu ... adalah Nessa Kartika
***

NessaKartika adalah nama yang saya kenal sejak dua tahun lalu. Beliau adalah salah satu penginspirasi saya. Aktivitasnya yang saya ketahui sebagai BMI-Buruh Migran Indonesia di Singapura, tak membuat dirinya hanya menjadi seorang pekerja migran seperti bayangan saya maupun orang-orang awam, yang hanya menyaksikan berita miris para BMI di televisi. Mbak Nessa adalah salah satu BMI yang sangat beruntung, dan bisa dijadikan contoh bagi para BMI lainnya, juga saya dan segenap rakyat Indonesia. 

 

Mbak Nessa, justru menoreh berbagai prestasi di saat dirinya menjadi BMI di Singapura. Berbagai penghargaan diraihnya, pun keberadaannya diakui dunia internasional ketika namanya terdaftar sebagai peserta Ubud Writers and Readers Festival 5-9 Oktober 2011 di Ubud, Bali, bersama dengan ratusan penulis internasional. Tidak hanya itu, kegagalannya saat mengikuti lomba di salah satu group kepenulisan, tak menyurutkan langkahnya untuk merevisi naskah reject tersebut. Alhasil, naskah hasil revisi tersebut menjadi juara dua di lomba cerpen Bilik Sastra yang diselenggarakan oleh Radio Republik Indonesia (RRI) Voice of Indonesia dan membawanya mendapat tiket pp Singapura – Jakarta dan akomodasi selama 4 hari 3 malam untuk menghadiri sidang bersama Dewan Perwakilan Daerah dan DPR RI 16 Agustus 2011, serta menjadi tamu undangan di upacara bendera 17 Agustus 2011 di Istana Merdeka. Berbagai karyanya terus meroket, baik lolos nominasi lomba menulis, layak terbit di majalah nasional, dan beragam profilenya pernah dimuat di berbagai majalah lokal, nasional, dan internasional. Dan saya langsung bilang ‘Wow!’ dengan mulut menganga karena takjub! Melihat segudang prestasinya.


Saya yang begitu terinspirasi dengannya, sangat berharap suatu saat bisa bertemu dengannya. Dan alhamdulillah ... 30 April 2012, tepat di hari ulang tahun saya, saya bisa berjumpa live dengan mbak Nessa, saat menghadiri bincang budaya Ahmad Tohari di Jogjakarta. Sungguh sesuatu banget ya J. Dan benar saja ... kesan pendiam, kharismatik, sederhana dan bersahaja itulah yang saya temui diperjumpaan pertama kalinya itu. 
Bersama mbak Nessa Kartika di Bincang Budaya, 30April 2012-@ Purawisata, Djogjakarta


Dan hari ini, adalah hari lahirnya yang menjelang usia kepala tiga. 29 tahun, usia yang diamanahkan Tuhan kepadanya hingga kini, semoga semakin menuai keberkahan dari Tuhan. Baik keberkahan usia, maupun keberkahan dari segala aktivitasnya. Terus meroket dengan karya-karyamu mbak, terus bersahaja, menjadi pribadi yang terus menjadi inspirasi bagi siapa saja dan karya mbak Ness bisa mendunia. Aamiin ...!
 Happy milad mbak Nessa Kartika sayang. ♥ you so much! :*
Bandar Lampung, 27052012
00:00am
With L♥ve
Tri Lego Indah :)