Tuesday, October 4, 2011

Entitas Sebuah Gerakan Mahasiswa


Entitas Sebuah Gerakan Mahasiswa
Oleh:
Tri Lego Indah F N

Gerakan mahasiswa hari ini harus jauh-jauh dari kepentingan penguasa. Untuk itulah independensi gerakan mahasiswa harus selalu dijaga. Agar gerakan mahasiswa tidak dianggap sebagai perpanjangan tangan penguasa. Mengingat entitas gerakan mahasiswa yang sarat dengan nilai intelektualitas dan nilai-nilai kemanusiaan, maka gerakan mahasiswa harus mampu memperjuangkan kepentingan rakyat. Dalam konteks ini gerakan mahasiswa harus mampu mengusung visi perubahan yang lebih riil.

Untuk  mencapai visi tersebut maka gerakan mahasiswa harus memiliki metodologi gerakan yang jelas dan terarah. Dalam hal ini metode gerakan yang saya tawarkan yaitu menempatkan mahasiswa sebagai garda terdepan (Avant-Garde) dari perjuangan rakyat, selain itu perubahan paradigma berpikir praksis juga harus segera diminimalisir mengingat fungsi gerakan mahasiswa hari ini adalah bukan lagi sebagai agent of change tetapi sebagai direct of change
 Dari segi metodologi gerakan sudah sepatutnya mahasiswa mampu menempatkan diri sebagai lembaga kontrol rakyat dan menjadi extra-ordinary parliament. Tegaknya kuasa rakyat sebagai pilihan dari pemerintahan demokrasi atas suatu negara, ketika adanya ‘check balance’ melalui kontrol agenda. Mahasiswa dalam berbagai hal bisa menjadi penyambung lidah rakyat, untuk melakukan advokasi kebijakan maupun pemberdayaan rakyat secara langsung.
Dalam konteks metode dan strategi perjuangan tersebut secara rill bisa kita tunjukkan dengan amanah apa yang sedang diberikan kepada kita. Sebagai contoh berkaitan dengan amanah saya di departemen humas media sebuah organisasi ekternal kampus maka saya bersama teman-teman satu departemen berusaha untuk membangun jaringan dan relasi lebih luas  dengan berbagai kalangan. Baik kalangan gerakan mahasiswa lain, birokrat, pers,  praktisi, akademisi dan lain-lain. 
 Hal ini sangat penting dalam rangka mengusung visi perubahan di mata publik. Selain itu kita juga harus mampu memahami visi dan misi gerakan yang menyeluruh dan menerjemahkan berbagai kehendak gerakan sesuai dengan keinginan publik. Saya harus pula mampu terlibat dalam upaya perbaikan nyata di tengah masyarakat. Oleh karena itu kepakaran untuk memiliki kemampuan networking, penawaran dan pengkomunikasian gagasan suatu gerakan mahasiswa harus sesuai dengan bahasa dan logika berbagai lapisan masyarakat.  Sehingga saya harus mampu memiliki skill diplomasi, komunikasi massa dan jaringan karena ini merupakan syarat mutlak yang harus dimiliki agar visi perubahan di atas bisa terwujud.
Posisi gerakan mahasiswa sebagai elen vital  gerakan moral yang rasional, gerakan mahasiswa yang intelektual perlu ditunjukan dengan sikap yang demokratis dan anti anarkis. Kita tunjukan bahwa proses pembodohan tidak berlaku bagi mahasiswa, yang membungkus tindakan anarki dengan retorika demokrasi. Mahasiswa harus mengutuk tindakan premanisme politik kekerasan, yang menghalalkan anarkisme untuk tujuan politik, dengan memanipulasi kebodohanrakyat.

Untuk itu jelas kiranya, hanya satu kata perjuangan yaitu bersatu, rapatkan barisan, bahu membahu dan tegakan kebenaran di jalan yang benar. Akhirnya, Idealisme perjuangan mahasiswa harus mampu mengembalikan ruh perjuangan reformasi dimana kita telah merebutnya. Jangan biarkan reformasi mati suri di tangan para diktator yang berkedok demokrasi.

Tuesday, August 23, 2011

Lagi Seneng


Sehari menjelang pulkam ^_^
Hari ini gue bahagiaa banget. Besok siang sepulang mengajar gue prepare buat  pulang besok. Rinduu banget gue ama suasana bandar lampung. Gue rindu aktivitas gue di bandar lampung. Gue rindu kamar ‘inspirasi’ gue.
Planing gue buat besok banyak banget. List-list udah gue buat
1. gue transfer buat nerbitin buku
2. upload naskah ke penerbit
3. jenguk pamong kawan gue yang lagi di rawat di abdoel moelok
4. ngetik naskah (kejar deadlineeee) ^_*
5. koreksi naskah adek2 :)
6.kumpul LRS Chapter Lampung
7.silaturahmi ke mana-mana :)
8. Agenda dadakan ^_*
Pokoknya gue nggak sabar buat ketemu hari rabu......
24082011, gue tunggu banget!

Monday, March 7, 2011

Catatan Perjalanan Menulis


Perjalanan
~Tri Lego Indah~
Alhamdulillah, ungkapan puji syukur tiada terhingga dengan nikmat yang Allah berikan kepadaku. kesempatan untuk masih bisa menjalani segala aktivitas untuk menggapai ridhoNya.
Walau sebenarnya aku dulu masih ragu saat pertama kali mengikuti event perlombaan menulis. Aku masih sangat ingat, event yang pertama kali ku ikuti adalah audisi penulis “lagu opick inspirasiku” yang diadakan oleh Leutika Publisher.
Tepatnya November 2010. Iya, aku mendapat infonya dari catatan facebook seorang sahabat yang telah berbaik hati menjadikanku bagian dari tag notenya.
Jujur, dulu aku tertarik mengikuti event itu karena bukan mengincar hadiah atau menjadi pemenang. Aku hanya ingin sertifikat, yang katanya dipengumuman tersebut seluruh peserta akan mendapat sertifikat. Hmm meski akhirnya tak seperti pengumuman lombanya, tak ada sertifikat bagi peserta. Ya sudah tak apa. Aku cukup senang karena namaku sudah ikut berjajar di deretan para peserta lomba. Hanya peserta!, hehe. Tapi aku sudah bahagia. Dan nyatanya memang aku tidak menang, maklum baru pemanasan awal.
Dari event itu aku mulai mengenal Leutika, mengenal banyak sahabat dan akhirnya menemukan “keluarga” yang mau menerimaku apa adanya. Saling mensuport satu sama lain jika mengikuti lomba kepenulisaan ini itu. Dan tentu saja aku yang paling keteteran dan jarang mengikuti lomba. Dalam satu bulan mungkin maksimal aku mengirim tiga buah naskah untuk diikut sertakan lomba. ^^


Tapi tidak dengan sahabat-sahabatku. Mereka sangat pandai membagi waktu dan mengurai kalimat, membuat sebentuk naskah nan indah. Wajar saja mereka keseringan “nongkrong” dijajaran para Jawara. Ya, karena mereka memang sudah matang dalam dunia tulis menulis.
Sebut saja Mieny Angel, Fauziah Harsyah, Yully Riswati , mereka bertiga keluarga kecilku yang jarang sekali absent sebagai peserta dan juga jawara. Aku salud sekali dengan mereka. Bahkan ketiganya kini sudah memiliki buku antologi lebih dari 5 buku. Subhanalloh...
Dan Januari 2011 semangatmu perlahan mulai tumbuh. Aku mengenal salah satu layanan Leutika, sebuah komunitas baca tulis Leutika bernama LRS (Leutika Reading Society). Dari sanalah aku mengenal mb Melati Permana , Rurin Kurniati, Evi Andriani  dan Iksank Bangsawan. Mereka semua para penggiat literasi yang menularkan semangatnya kepadaku. Hingga akhirnya aku memberanikan diri mendaftar sebagai koordinator LRS Chapter Lampung
Sambil menunggu konfirmasi, maka di awal 2011 tepatnya 1 January 2011 adalah hari yang selalu ku ingat dan sangat membuatku bahagia. Itulah saat- saat aku kopdar_kopidarat _ dengan teman-teman yang sama gilanya mencintai tulis menulis. Mb Naqiyyah Syam  dengan segudang prestasi penulisan dan deretan buku antologi miliknya, mb Yazmin Aisyah dengan banyaknya lolos event lomba, begitupun mb Dila Saktika Negara,yang kini sudah memiliki 3 buku antologi, dan adikku yang sangat manis yang karyanya juga sudah dibukukan di Selaksa Makna Cinta dia adalah Sedamai  Lazuardi. Sejak kopdar itulah semangatku kembali menggelora. Dan kini aku menemukan teman-teman yang bisa benar-benar sejiwa denganku.
Mulailah aku menjadi pemburu lomba sejak Januari hingga sekarang. Dari lima belas event lomba yang ku ikuti, alhamdulillah beberapa sempat masuk nominasi dan yang gagalpun lebih banyak daripada yang lolos. Tapi aku tetap bersemangat.
Alhamdulillah, kini aku sudah mempunyai dua antologi. E-Love Story #19 menjadi antologi pertamaku, dan Ibuku Adalah menjadi antologi keduaku. Insyaallah akan menyusul antologi-antologi lainnya, seperti Antologi Kasih, Antologi Surat Cinta Untuk Rosulullah, Antologi Serba Serbi UN, Antologi Curcol Cinta, Antologi Surat Untuk Jodohku, Antologi Inspirasiku Menulis, dan antologi-antologi lainnya.
Kini beberapa naskah sudah dalam tahap penilaian. Cerpen memperbaiki Indonesia dari 50 naskah alhamdulillah sudah ikut tersaring menjadi 15 besar. Mujahid Muda MuMu  Mujahid Muda Writing Contest alhamdulillah menjadi salah satu kontestan terfavorit, Kisahku Inspirasimu alhamdulillah menjadi pemenang sayembara.
Semoga aku tidak lengah, tidak ujub dan tetap senantiasa untuk belajar dan berproses. Semoga kelak aku bisa membuat suatu buku solo yang bisa ku persembahkan untuk orang-orang yang selama ini mensupportku.

Di kamar sunyi senyap, asrama al Barokah, 07 Maret 2011

Tuesday, February 22, 2011

ANTOLOGI KASIH LOLOS TAHAP 2

ANTOLOGI KASIH LOLOS TAHAP 2
by Sahabat Akhi Dirman Al-Amin on Saturday, February 19, 2011 at 11:48pm


1. yanti Prasetyo - Kesempatan yang tersisa
2. Rika Jh - Kamerad jiwa
3. Arien - kekuatan ikrar
4. Khusnul Khotimah - selalu ada cinta untukmu
5. dila saktika - betapa sulit katakan cinta
6. tri lego - cerita yang kau tinggalkan
7. armi s leanis - surat untuk adikku
8. aslul khitan - dokter cepat tanggap
9. irzi gunawan - nyi tanyem dan sebungkus kacang kulit
10. karin maulana - dawai biola si nenek tua
11. oksa puko yuza - aku ingin menjadi dirimu
12. ragil papa aira - runtuhnya satu tiang rumah kami
13. wahyu desy - surat untuk bang andi
14. NO NAME - hadiah
15. Mulla Kemalawaty - Indahnya kasih syg di negeri sakura
16. Eka Putri Hapsari - kenangan tentang dede
17. Dito Anugoro - Bahasa Cinta
18. Indira Margareta - Rumah Mungil, Hadirkan Sebuah Kasih
19. Gardina Wiryo - Sisa Cinta Untuk Papa
20. Sarah El Zohrah - Kelapangan Hati
21. Ami Susiani - Sebuah Persembahan hati
22. N Dhira - Ujung Cinta Ibu
23. Nessa Kartika - Aku Menulis Untuk Anakku
24. Rafif Amir - Lelaki paling dirindu
25. Rykalolita - Desember, sebelum oktober
26. Shabrinaws - Pita Kuning di hari lebarn
27. Linda Nurhayati - Cinta Tak Terbatas Waktu
28. Ega dhien - Kanvas Takdir

Sunday, February 20, 2011

Pertemuan Offline Bersama Calons Mujahid Pena Lampung

____Pertemuan Offline Bersama Calons Mujahid Pena Lampung ____


Pukul tiga belas lebih lima belas menit waktu yang ditunjukkan di handphone saya akhirnya membawa saya tiba di halaman Perpustakaan Universitas Lampung. Rasa takjub ketika pandangan saya menyebar di kerumunan anak manusia yang tengah asyik bercengkrama di halaman perpus. Di sana telah ramai oleh sekumpulan “kunang-kunang” yang duduk melingkar dan terduduk secara terpisah. Dari sisi kiri tampak rombongan para lelaki dan sayap sebelah kanan ramai oleh para kaum hawa. Mereka adalah calon mujahid-mujahidah pena yang akan bersama berkomitmen ikut mencerahkan dunia melalui tulisan.

Pukul tiga belas lebih tiga puluh menit akhirnya acara inti dimulai oleh sang moderator. Acara berlangsung khusyuk hingga pembacaan selayang pandang mengenai FLP rampung dibacakan. Antusiasme para calon anggota muda begitu kental terasa ketika sampai pada sesi tanya jawab. Berbagai argumen dan pertanyaan dari para calon anggota muda semakin menambah suasana menjadi lebih hangat. Terlebih dengan jawaban-jawaban para pengurus yang acapkali diselingi dengan “guyonan” segar untuk mencairkan suasana. Buku Ode Buat Saudaraku, Antologi puisi hasil karya Flpers wilayah Lampung yang menjadi doorprise di akhir acara semakin memicu semangat para anggota muda.
Sebelum kegiatan ditutup, diadakan pembacaan pembagian kelompok untuk melanjutkan tahap recruitment berupa sesi wawancara. Dengan dimaksudkan ba’da wawancara akan mudah untuk mengkelaskan para anggota muda di kelas menulis yang sesuai dengan kecenderungan masing-masing anggota muda.
Semoga ke depan dengan bergabungnya para”kunang-kunang” di rumah bernama FLP Wilayah Lampung akan semakin menggairahkan dunia literasi di Lampung. (TriLego)



Iseng untuk nulis, hehe
Minggu, 20 Februari 2011
At 7.00 pm

Saturday, February 12, 2011

Karyaku bersama temans

Alhamdulillah, dua tulisanku sudah lahir....
Dalam 2 antologi bersama teman2...

1. Antologi Kisah Kasih Ibu

ANTOLOGI KISAH KASIH IBU: IBUKU ADALAH... akan menjadi buku yg sangat bagus, karena content dan susunannya tidak membosankan. bervariasi, dan tidak monoton. Bahkan ada fotonya yang bikin menarik hati, dan tentunya buku tersebut akan menjadi kado istimewa untuk ibunda tercinta...
Buku ini akhirnya ditulis oleh 37 orang penulis, yang masing-masing menceritakan kisah nyata tentang suka, duka juga nestapa perjalanan hidup seorang wanita bergelar Ibu, dan wanita itu adalah Ibu kandung sendiri.

Melalui buku ini juga, kita akan diajak untuk memahami dan menghayati tentang bagaimana peran sosok seorang Ibu dalam memperjuangkan kehidupan keluarganya

37 Penulis itu adalah:
1. Ibuku Adalah Perempuan Tertangguh, Anita Ba’daturohman
2. Ibuku Adalah Batas Logikaku, Mutaminah Sang Penulis
3. Ibuku Adalah Buku Kehidupan, Endang Ssn
4. Ibuku Adalah Sumber Pengampunan, Mytha Nugroho
5. Cawan Cinta Yang Tak Habis Kureguk, Fitri Gita Cinta
6. Ibuku Adalah Surga Bagi Keluarga, Eric Shandy Admadinata
7. Ibuku Adalah Permata Jiwaku, Asni A Sueb Aan
8. Ibuku Adalah Nafas Hidupku, Mieny Angel
9. Ibuku Adalah….She’s My Real Hero, Karin Maulana
10. Selembar Surat Untuk Ibu (Happy Mother Day), Inggar Saputra
11. Bait-Bait Curahan Hati Untuk Ibu, Visya Blue
12. Ibuku Perempuan Yang Kupanggil Mamak, Dwi Endah Septyani
13. Ibuku Adalah Segalanya, Mas Adi
14. Ibuku Adalah Bidadari Surga, Yully Riswati
15. Ibuku Adalah Bintang Hidupku, Vera Yudita
16. Ibuku Adalah Sosok Tangguh Nan Bersahaja, Tri Lego Indah
17. Ibuku Adalah Setiap Tarikan Nafasku, Sanchia Yorftberth
18. Ibuku Adalah Pembagi Cinta, Rossy Meilani
19. Ibuku Adalah... Dia Tak Terdefinisikan, Robin Wijaya
20. Ibuku Adalah Pembelajar Kehidupan Ulung, Phoenix Wibowo
21. Ibu Adalah Segalanya, Nessa Kartika
22. Ibuku Adalah Mamak Super Tangguh, Lin Lanisa Jingga
23. Ibuku Selalu Dihati Dan Dinanti, Kiki Masduki
24. Ibuku Adalah Kunci Surgaku, Hendy Lazuardy Hg
25. Ibu Adalah Super Heroku, Ragil Kuning
26. Ibuku Adalah Pengukir Sejarah Terhebat, Fauziah Harsyah
27. Cukup, Ibuku Adalah Bumi Bagiku, Dyah InsyaAllah Bisa
28. Ibuku Adalah Pelita Hidupku, Deva Del Amor
29. Pencipta Kacang Telur “Ridho”, Mohammad Rasyid Ridho
30. Ibuku Adalah Kerinduan Yang Tak Terbatas, Eros Rosita
31. Ibuku Adalah Bidadariku, Oksa Puko Yuza
32. Ibuku Adalah Segalanya Bagi Hidupku, Fernando
33. Sms Dari Anak-Anak Ibuku, Annas Tupank
34. Ibuku Adalah Irreplaceable Mom, Mega Anindyawati
35. Aku Mencintaimu Lebih dari yang Kutahu, Fiyan Arjun
36. Tentang Cap Jempol Ummi , Dang Aji
37. Senyum Cinta Perempuan Hebat dalam Hidupku, Jazim Naira Chand

*Buku Antologi Kisah Kasih Ibu ini kupersembahkan spesial untuk mamakqu tercinta ^_^

2. E-Love Story

Alhamdulillah, tulisanku juga ikut dibukukan oleh nulisbuku.com dalam
Buku E-LoveStory #19
1. Rama dan Cinta, Arien
2. Valentine berkulit gelap itu RINDU, Dieqy Hasbi Widhana
3. Bertemu My True Love Lewat Facebook, Tri Lego Indah F N
4. Perfect World, Apendi
5. Pemetik Bulu Mata @fiksimini Twitter, Muh. Husen Arifin
6. Jurnal Tentang Dia, Nian Kartika Sari
7. Percakapan di atas Vespa, Sinatrya Mayapada
8. Goodbye and Hello, Emilia Natarina
9. Kado Cinta Buat Eyang, Nelfi Syafrina
10. Cinta Alff Dii Flay, Fitrah Abdul Quddus
11. Oh, My Valentine Day, Rugyinsun
12. Love Means, Jaumil Aurora
13. Biru, Mentari Meida Rahmalah
14. Neli - Cicak, Natalie Putri Febrianto
15. Piala Sebuah Keberanian, Ambar Tisnawati
http://www.nulisbuku.com/blogs/2011/02/daftar-36-buku-e-lovestory

Semoga semakin membuatku semangat untuk terus menulis....
^_*

Thursday, December 30, 2010

catatan ku untuk bapak ku tersayang

27 Desember, aku sangat ingat ini tanggal kelahiran bapak. Usia bapak sekarang sudah 56 tahun, sudah setengah abad lebih usiamu pak, tap semangatmu untuk tetap bisa bertahan tak pernah menua seiring usiamu yang memang tak lagi muda.

Kendati Alloh memberi coba kepada keluarga kita selama 10 tahun ini tapi bapak masih bisa bertahan, anakmu ini sangat salud dengan semangatmu Pak. Walaupun mallpraktek yang dilakoni dokter tak propesional itu yang membuat bapak hanya bisa melakukan segala aktivitas diranjang tidur, tapi bapak terlihat sehat-sehat saja. Karena aku tahu pak, bapak bukan orang yang lemah.

Masih lekat dalam ingatku pak, dahulu ketika bapak masih sehat dan kala itu aku masih kelas tiga SD,bapak setiap minggu selalu membawakan puluhan buku untukku. Bapak memang paling tahu kesukaanku. Selalu saja aku keranjingan membaca buku-buku yang bapak bawa, bahkan sampai aku betah seharian menghabiskan puluhan buku itu di kamar. Sampai-sampai bapak menghantar makan siang ke kamarku, karena khawatir aku sampai lupa makan. ^_^.

Bapak , engkau ayah yang sangat perhatian padaku. Dan aku sangat bangga memiliki Ayah sepertimu pak. Masih ku ingat, ketika ulang tahunku, diam-diam bapak membuatkanku lemari kaca yang bapak buat sendiri untuk tempat aku menyimpan buku-buku hasil koleksiku dan juga pemberianmu. Aku benr-benar terharu pak.

Bapak juga ayah yang sangat disiplin, terutama shalat lima waktu. Walaupun kondisi bapak seperti itu, tak pernah aku menjumpai bapak tak tepat waktu. Bapak selalu memintakan aku untuk mentayamumkan bapak sebelum adzan menggema. Kadang aku yang sehat fisik lahir batin, tak tepat waktu menjalankan kewajiban lima waktu itu. Bapak memberi teguran lembut kepadaku dengan laku bapak yang justru membuka kesadaranku...

Segala alternatif pengobatan, saran sanak family, tetangga dan rekan untuk berobat kesana kemari membuat kita harus berpisah selama 4tahun. Masih aku ingat pak, setiap hari aku tidur tak nyenyak, memikirkan bagaimana kondisi bapak yang dibawa kesana kemari. Apalagi jaman dahulu gak ada hape apalagi fesbuk. Komunikasi kita menjadi sangat terbatas. Bayang bapak selalu menggelayut di alam fikirku pak, setiap kali aku teringat bapak. Kalaupun aku hendak tidur, aku selalu tak melepaskan kain sarung usang yang biasa bapak pakai, baru aku bisa tidur pak. Mungkin memang banyak yang bilang aku anak bapak, memang kenyataannya seperti itu.

Bapak....
Ketika pengobatan sana sini yang sudah kau lakoni tak jua membuahkan hasil, bapak memutuskan agar mamak menyetujui untuk bapak melakoni pengobatan di rumah saja. Aku terhenyak ketika bapak berujar ; nduk, bapak pasrahkan semua ke Allah dan terus berikhtiar dengan apa2 terjadi dengan diri bapak ini , karena insya Allah bapak percaya ini ujian untuk meninggikan derajat kesholehan dan ketakwaan bapak. Subhanalloh pak, ketika kami semua sudah mulai dilanda keputus asaan bapak kembali membangkitkan semangat kami untuk mendukung kesembuhan bapak.

Kini, dengan semangat bapak, perlahan bapak bisa menjadikan segala ketidak mungkinan yang ditutur oleh dokter berbalik menjadi mungkin. Bapak memang sosok yang tak mau menyerah. Perlahan bapak sudah bisa duduk dan berjalan dibantu dengan memakai tongkat. Aku sangat takjub dengan kegigihan bapak. Aku sangat bangga memiliki ayah sepertimu pak. Semangat, kedisiplinan dan perhatian yang bapak berikan untukku memberikan energi positive untukku, untuk selalu semangat menjalani hari-hariku....

Selamat hari lahir pak, semoga Allah memberkahi dan merahmati bapak....
Amin....

Asrama al barokah, 27 desember2010
@2.14am

Sunday, December 26, 2010

Euforia Sepakbola Asia Tenggara

Keberhasilan TIMNAS berlaga dalam final AFF 2010 menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Kado terindah yang akan diberikan oleh tim Garuda dipenghujung tahun 2010 kepada Indonesia jika timnas Indonesia memenangi laga final. Ekspresi kegembiraan menggema di seantero nusantara. Masing-masing mengekspresikan kegembiraannya dengan cara yang unik. Semua terbius dalam gegap gempita euforia sepakbola,tak terkecuali para politisi dan tokoh politik .Semua mendadak menjadi para “penggila” bola. Tak ada gap antara kita dengan para pejabat karena kini kita telah satu suara dengan lantang meneriakkan Go Indonesia Go....untuk mendukung para punggawa sepakbola tanah air berlaga di final AFF leg pertama di Bukit Jalil, Kuala Lumpur. ....

Piala AFF menjadi magnet yang sangat kuat bagi Indonesia belakangan ini. Pemberitaan mengenai Piala AFF 2010 hampir merajai seluruh pemberitaan baik di media elektronik, media cetak maupun jejaring sosial seperti twitter maupun facebook. Di pengunggahan berita baik di google maupun yahoo berita mengenai piala AFF menempati urutan teratas. Semua seolah tak mau ketinggalan informasi mengenai berita terupdate tentang piala AFF 2010.

Berita tentang perburuan tiket untuk menyaksikan laga final leg 1 di negeri jiran Malaysia pun menjadi headline dalam pemberitaan di televisi akhir-akhir ini. Semua berharap bisa memberikan dukungan langsung bagi tim Garuda saat berlaga di final leg1 . Kendati harus mengocek saku lebih dalam karena harus membeli tiket yang lumayan mahal dan untuk terbang ke negeri jiran juga memerlukan kocek yang tidak sedikit, tak menghalangi niat para pendukung timnas untuk berangkat. Tak terkecuali para pejabat republik ini, semua berbondong untuk berburu tiket untuk terbang menyaksikan langsung pertandingan final antara TIMNAS Garuda dengan Timnas Malaysia di laga final leg 1 yang akan berlangsung di Bukit Jalil, Kuala Lumpur Malaysia pada hari minggu 26 Desember 2010 esok.

Tak mengurangi semangat nasionalisme yang tinggi dari para pendukung timnas, ekspresi kegembiraan masyarakat dengan masuknya timnas Indonesia sampai ke laga final disampaikan dengan berbagai cara yang sangat unik. Di suatu sekolah dasar, para anak-anak SD bersorai menggelar pertandingan sepakbola di lapangan sekolahnya dengan memerankan tim Indonesia dan tim Malaysia, dengan mencetak 10-0, 10 untuk Indonesia dan 0 untuk Malaysia. Merekapun segera menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan melanjutkan dengan menyanyikan mars Garuda di Dadaku yang seolah kini sudah menjadi soundtrack lagu bagi persepakbolaan tanah air. Lain anak- anak sekolah dasar, lain pula para santri dan pengasuh Pondok pesantren Assyidiqiyah ke¬do¬ya, Jakarta Barat. Mereka pun tak mau ketinggalan, dengan mengundang para Tim Nasional Indonesia dalam gelaran do’a bersama sebelum timnas bertolak menuju Malaysia. Bahkan pejabat negara sekaliber Aburizal Bakrie pun ikut-ikutan latah menjamu para timnas Indonesia sebagai

ekspresi kegembiraan dengan pencapaian yang di raih oleh timnas Garuda hingga melaju ke final.

Euforia sepakbola inipun menjadikan ladang rizki bagi para penjaja souvenir khas tim garuda dan para pedagang kaos timnas. Order pemesanan kaos timnas pun melonjak tajam. Perlengkapan dan serba serbi ala timnas pun ramai diserbu oleh para “penggila” bola. Semua kebanjiran rejeki dengan adanya pesta bola yang menghiruk pikuk semua lapisan masyarakat Indonesia.

Pembicaraan mengenai prediksi final piala AFF pun menggaung dimana-mana, di bis kota, di kantor, di sekolah-sekolah, di kampus, warung-warung kopi, di pasar, di tempat nongkrong, hingga ke gedung dewan yang terhormat sekalipun semua ramai memberikan komentarnya seputar prediksi skor yang akan di cetak oleh timnas di laga final. Tak mau ketinggalan, di situs jejaring sosial facebook dan twitter pun mulai ramai membicarakan hal yang sama. Tebak tebakan seputar perolehan skor pun menjamur disana sini.

Demam sepak bola ini pun membuat tim creative Unsa (group Untuk Sahabat) menggelar event lomba menulis antologi cinta sepak bola, yang lagi-lagi memberikan ruang bagi para penulis untuk mengekspresikan kecintaannya terhadap sepak bola tanah air yang mulai kembali menggeliatkan performa terbaiknya.
Minimnya prestasi yang dicetak oleh timnas sepanjang tahun ini sehingga menjadikan pencapaian timnas garuda mampu melaju ke final piala AFF adalah hal yang sangat patut disyukuri oleh kita semua. Kita semua tentu berharap Firman Utina dan kawan-kawan mampu memenangkan pertandingan putaran final leg 1 dan 2 sehingga dapat meraih piala Suzuki AFF 2010 sebagai pencapaian pertama kalinya Timnas Indonesia membawa pulang Piala AFF.

Prestasi Timnas yang langka ini harusnya menjadi momentum awal untuk membangun dan meningkatkan prestasi para anak bangsa ke depan, lebih-lebih prestasi yang bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat secara langsung.

Karena itu, euforia yang begitu tinggi ini sangat disayangkan jika berlalu begitu saja tanpa memiliki effect nyata bagi masyarakat. Keberadaan Malaysia sebagai musuh tanding Timnas Indonesia menyiratkan kepada kita bahwa bangsa ini akan cepat bersatu jika memiliki lawan bersama. Sehingga kini saatnya kita memanfaatkan momentum ini dan menjadikan kemiskinan, kebodohan, pengangguran dan korupsi menjadi musuh bersama kita. Euforia sepakbola yang akan segera berakhir harus menjadi etos bagi anak-anak muda kita agar kedepan menuai banyak prestasi untuk negeri ini.
Bandar Lampung, 25 Desember 2010
Asrama Al Barokah @t 07.33pm

Tri Lego Indah Fitrianingsih merupakan mahasiswa semester lima Pendidikan Fisika Universitas Lampung. Semasa SMA pernah menjuarai Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat Propinsi yang kala itu digelar sebagai bagian dari perhelatan akbar mahasiswa se-Indonesia dalam PIMNAS XX (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) yang bertuan rumah di Bandar Lampung. Penulis rajin mengikuti dan menjuarai lomba karya tulis ilmiah remaja tingkat kabupaten, serta menjadi juara 1 pidato remaja masjid. Mulai aktif mengikuti lomba menulis antologi sejak November 2010. Antologi kisah kasih Ibu merupakan debut pertamanya dari karyanya yang dibukukan bersama para penulis lainnya yang kini sedang menjalani proses penggarapan. Penulis kini aktif di organisasi kemahasiswaan kampus yaitu Dewan Perwakilan Mahasiswa tingkat Universitas (DPMU KBM Unila) di komisi advokasi dan perundang-undangan. Penulis dapat disapa via facebook, YM dan twitter melalui email di: me_muslimnegarawan@ymail.com, dapat pula dikunjungi melalui blog di http://legosangcreator.blogspot.com/. No.telp 085279183411 atau 085769957317


*diikut sertakan dalam lomba menulis antologi CSB
info lengkapnya, checkthisout :
http://www.facebook.com/note.php?note_id=490186482527